Skip to main content

Mengumpulkan Bekal

Hidup manusia pada hakekatnya adalah sebuah perjalanan. Semua perjalanan..kalau di dunia ini kita tidak membawa bekal di tempat tujuan, niscaya kita akan menjadi gelandangan.
Ya seorang gelandangan yang hidup susah tak tentu arah bahkan kadang makan dari sisa-sisa sampah.

Tapi sesusah-susahnya jadi gelandangan di dunia jauh lebih ringan daripada gelandangan kelak di akhirat nanti..perjalanan kita diakhirat adalah panjang dan tak bertepi.kita akan bertahun-tahun di alam kubur, bertahun-tahun di padang mahsyar dan selamanya di surga atau di nerakanya Allah SWT.
Untuk itu mumpung kita masih diberikan kesempatan Allah untuk meraup pundi-pundi bekal kita di akhirat, maka janganlah kita sia-siakan. Karena kalau tidak, kita kelak akan menjadi gelandangan di akhirat yang tidak bisa kembali lagi.

orang-orang yang merengek-rengek di hari Kiamat

Barang siapa di dunia ini banyak menyia-nyiakan umur dan menghamburkan waktunya maka kelak ia termasuk orang-orang yang merengek-rengek minta kembali kedunia guna mengumpulkan bekal walau agar dapat mengucapka lantunan lafal tasbih, bersedekah dan amal-amal baik lainnya.

Allah SWT berfirman:

حتى اذا جاء احدكم الموت قال رب ارجعون لعلي  اعمل صالحا فيما تركت كلا
" Sampai jika salah satu di antara kamu datang kematian, ia berkata wahai Tuhanku kembalikan aku (kedunia) agar aku beramal baik, Tidak bisa..(Qs. Almukminun)

bekal yang terbaik adalah ketaatan kepada Allah SWT.

Comments

Popular posts from this blog

VATIKANPUN AKAN MENJADI MILIK UMAT ISLAM

oleh: Kholil Misbach, Lc Romawi pada masa terdahulu merupakan negara adidaya yang sangat kuat dan kaya, saking besarnya kekuatan Romawi ini sampai ada surat yang menceritakan kisahnya yaitu surat Ar Rum yang berarti bangsa Romawi, walaupun besar, kuat dan adidaya karena tidak beriman kepada Allah dan rasul-Nya Muhammad saw maka negeri inipun akan hancur dan ditaklukkan oleh kaum muslimin. semoga Allah menjadikan kita sebagai penakluknya.  Sebuah berita bahagia bagi kaum muslimin bahwa vatikanpun kelak akan menjadi milik kaum muslimin, dalam sebuah riwayat:  Beliau bersabda “Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan.”  [H.R. Ahmad bin Hanbal Al-Musnad 4/335]. Dari Abu Qubail berkata: Saat kita sedang bersama Abdullah bin Amr bin al-Ash, dia ditanya: Kota manakah yang akan dibuka terlebih dahulu ; Konstantinopel atau Rum...

APAKAH TELUR NAJIS

Apakah Telur Najis oleh: Kholil Misbach, Lc Ada pertanyaan dari kawan tentang kenajisan telur hal itu dari artikel yang ia baca dalam sebuah postingan blog, dalam postingan tersebut menyatakan bahwa telur adalah najis karena keluar dari dubur ayam sehingga bercampur dengan kotoran ayam yang najis, barang yang kena najis adalah najis pula maka wajib membasuh telur sebelum digunakan. Aku ingin berusaha menjawab pertanyaan tersebut secara fikih dengan menyebutkan dalil-dalil semampunya. Menurut imam Nawawi dalam Kitabnya Al Majmu' Sebagai berikut: ( فرع) البيض من مأكول اللحم طاهر بالاجماع ومن غيره فيه وجهان كمنيه الاصح الطهارة (Cabang) Telur dari binatang yang dimakan dagingnya adalah suci secara ijmak. Adapun telur yang keluar dari binatang yang tidak dimakan dagingnya ada dua pendapat sebagaimana khilaf dalam maninya, yang paling shahih adalah suci. Keterangan: Jadi telur binatang yang halal dimakan seperti ayam, bebek, angsa, burung dsb adalah suci dan tidak najis. Berbeda dengan t...

Maksimal menggunakan Waktu

Waktu adalah harta paling mahal bagi manusia, kalau sudah habis waktunya kita tidak dapat menambah jatah waktu kita. Untuk itulah para sahabat dulu sangat serius dalam memanfaatkan waktunya. Lihatlah Umar bin Khattab sang Amirul Mukminin yang jarang tidur di waktu siang maupun malam..beliau menjawab alasannya: ان نمت الليل لاضيعن نفسي وان نمت النهار لاضيعن الرعية Artinya: Jika aku tidur malam maka aku telah menyia-nyiakan diriku, dan jikalau aku tidur di waktu siang maka aku telah menyia-nyiakan rakyat. Sebegitu sahabat Nabi saw, begitu juga Abu Bakar Ash Shiddiq. Suatu saat baginda Rasulullah bertanya: Siapakah yang puasa hari ini, aku jawab Abu Bakar, siapa yang menjenguk orang sakit? Aku jawab Abu Bakar, dan siapa yang bersedekah hari ini?aku jawab Abu Bakar. Di waktu pagi saja, Abu Bakar sudah mengamalkan tiga amal kebajikan sebanyak itu. Itulah ciri-ciri hamba-hamba Allah yang selain pemaaf mereka juga beribadah di waktu malamnya. Allah SWT berfirman: والذين يبيتو...