Skip to main content

Posts

Orang Bawean di Vietnam

Recent posts

MENCETAK PELAJAR JUJUR

Siswa-siswa SMK al Furqan Driyorejo sedang mengerjakan ulangan

Jujur adalah sifat paling penting dalam kehidupan, ia merupakan sifat Allah yaitu alhaqqu yang berarti maha benar, baginda Nabi saw juga mempunyai julukan al amin yang berarti bisa dipercaya.
Tidak hanya beliau semua nabi-nabi juga mempunyai sifat al amin. Lihat surat As Syu'ara ayat 107,125,143)
Untuk itu kita perlu membina anak didik kita untuk berlaku jujur terutama di sekolah.
Kalau perilaku jujur ditanamkan sejak dini kepada anak didik kita niscaya kelak, saat mereka menjadi pejabat, tokoh masyarakat, stake holder di instansi, ceo perusahaan-perusahaan maka merekapun akan berprilaku jujur.
Jika tidak, nilai anak didik kita itu palsu, laporan mereka palsu, ijasah mereka bukan dari nilai yang real, kita khawatir mereka juga mudah berdusta di kemudian hari.

Pengawasan Allah (muraqabatullah)

Kalau kita yakin seyakin-yakinnya akan pengawasan Allah niscaya kita akan jujur..tidak ada gunanya kita bohong, tidak ad…

manajemen diri ala nabi saw

Oleh kholil misbach
Memang sosok yang paling lengkap dan kamil untuk dijadikan panutan dan suritauladan yang baik adalah baginda nabi saw.
Seluruh sisi hidup beliau adalah panutan, kedermawanan, keberanian, kesopanan, kerendahan hati, dan sebagainya.
Salah satunya lagi yang bisa kita tiru adalah manajemen diri baginda NAbi saw.
Menurut saya sosok managemen diri yang paling sukses ya baginda nabi, dan sebaliknya keberhasilan dan kesuksesan beliau salah satu faktornya ya karena beliau mampu memanagen diri yang baik.
Coba lihat beliau itu tidak pernah sedikitpun menyia-nyiakan waktunya, semua waktu beliau pasti diisi dengan hal yang bermanfaat sesuai dengan prioritas.
Beliau juga sangat disiplin dalam menjalankan ibadah maupun hidup sehari-hari seperti tidak makan berlebihan, tidur yang tidak berlebiham, bicara hanya yang baik dan sebagainya.
Untuk itulah setelah perang Badar baginda Nabi saw bersabda: kita telah keluar dari jihad kecil menuju jihad yang akbar (jihad yang lebih besar), y…

Tips mendapatkan anak yang alim?

Oleh kholil misbach
Anak yang shaleh dan alim adalah haraan setiap orang tua, tidak ada satupun orang tua yang ingin anaknya itu bodoh tidak berimu.
Lalu bagaimana tipsnya mencetak anak kita menjadi alim..
A. Didiklah kepada orang yang alim dan takut kepada Allah.
B. Selalu berdoa mendapatkan anak yang alim, karena doa orang tua itu mustajab.
C. Kuatkan niatnya dalam mencari ilmu semata-mata karena allah swt.
D. Dalam kitab taklim mutaalim disebutkan jika kamu ingin anak yang akim, caranya adalah dengan menghormati orang-orang alim, memuliakan mereka dan bersedekah kepada mereka, jika ia tidak punya anak yang alim, maka cucunya kelak akan ada yang alim.
Wallahu a'lam

Kumpulan khutbah 1

REFLEKSI BULAN SYA’BAN
Oleh: Kholil Misbach, Lc


Assalamualaikum wr wb

Segala puja dan puji bagi Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta hidayahnya kepada kita sehingga kita berkumpul untuk menunaikan ibadah shalat jum’at ini. Puja dan puji kepada Allah Tuhan Semesta alam, tiada tuhan selain Allah, Maha Pengasih dan Penyayang. Pembelah buah dan biji-bijian, penggerak angin, Yang menurunkan kitab untuk keselamatan para makhluk-Nya.



Selawat serta salam selalu tersanjung kehadirat Nabi besar Muhammad saw yang telah membawa kita dari jaman jahiliah menuju jaman hidayag, dari masa kegelapan menuju zaman terang benderang.
Sungguh engkau adalah rahmat sekalian alam, engkau menyelamatkan anak-anak perempuan dari kuburan hidup-hidup, engkau menyelamatkan anak yatim dari kesedihannya, mengangkat orang-orang lemah dan miskin dari kesengsaraannya. Semua berkat ajaranmu yang bersumber dari Allah Tuhan Semesta alam. Engkau penegak keadilan ketika dunia diselubungi kezaliman, engkau membawa kedam…

GENERASI IDAMAN BERKARAKTER ALQURAN

Norma Dalam Masyarakat

Oleh kholil misbach
Kehidupan manusia di dalam hubungan bermasyarakat diliputi oleh norma-norma , yaitu peraturan hidup yang mempengaruhi tingkah laku di masyarakat. Manusia sejak kecil merasakan adanya peraturan -peraturan hidup yang membatasi sepakbterjangnya.
Menurut Drs. C.S.T Kansil, S.H bahwa ada empat norma dalam masyarakat
A. Norma Agama
B. Norma kesusilaan
C. Norma kesopanan
D. Norma hukum