Skip to main content

Posts

Syarat mengqoshor Sholat

 Bagi orang yang musafir boleh mengqoshor sholat-sholat yang terdiri dari 4 rakaat yaitu Dhuhur, Ashar, Maghrib dan Isyak.. Untuk mengqoshor Sholat ada lima syarat yang harus terpenuhi 1. Perjalanannya atau Safarnya tidak Maksiat..kalo seseorang bepergian wisata niatnya mau berzina maka ia tidak ada keringanan mengqoshor Sholat. 2. Jarak perjalanannya 16 Farsakh atau 81 Km, maka jika seseorang dari rembang ke Surabaya sudah cukup untuk menfqoshor Sholat. 3. Sholat yang diqoshor adalah sholat ada' yaitu sholat yang dilakukan masih dalam waktunya, kalau sudah keluar waktunya maka disebut qodlo, sholat qodlo tidak boleh diqoshor. 4. niat Qoshor harus bebarengan takbiratul ihrom jangan sampai setelahnya..orang yang tidak niat qoshor lalu ditengah sholatnya niat qoshor maka tidak boleh. 5. Tidak bermakmum dengan orang muqim, karena orang mukim tidak mengqoshor sholatnya..walaupun dapatnya jamaah cuma tahiyyat maka tidak boleh mengqoshor dengan bermakmum kpd orang yang muqim.

Tafsir Al Wasith Lll Qur'anil Karim

Karya: Syekh Muhammad Sayyid Thontowi Grand Syekh Al Azhar Surat Ali Imron 1-6 Surat Ali Imron dimulai dengan sebagian huruf-huruf Tahajji atau Hijaiyah..jumlah surat dalam Alqur'an yang dimulai dengan huruf-huruf ini berjumlah 29 surat. Adapun mengenai maksud dari huruf-huruf tahajji dalam permulaan surat ini para ulama berbeda pendapat yang decara global bisa dikelompokkan dalam dua pendapat: Pertama; Maksud huruf-huruf tersebut tidak diketahui, ia termasuk ayat-ayat mutasyabihat yang hanya diketahui oleh Allah SWT.. Ini merupakan pendapat Ibnu Abbas dalam salah satu riwayat, imam As Sya'bi, Sufyan At Tsauri dan sebagian ulama selain keduanya. Ibnul Mundzir dan yang lainnya meriwayatkan dari Asy Sya'bi bahwasanya ia ditanya tentang pembuka-pembuka surat..ia berkata : "Sesungguhnya setiap kitab itu ada rahasia dan rahasia Al Quran ini adalah permulaan2 surat" Diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwasanya ia berkata:" ulama-ulama tidak mampu menge...

Taubat yang diterima Allah SWT

oleh Kholil Misbach Manusia adalah tempatnya salah dan dosa..kesalahan dan dosa-dosa itu kelak akan dipertanggung-jawabkan di hadapan Allah SWT..untuk itulah sungguh beruntung orang yang menghadap Allah dalam keadaan suci dan bersih..lalu kapan taubat itu di terima oleh Allah SWT.Allah SWT berfirman: إِنَّمَا ٱلتَّوْبَةُ عَلَى ٱللَّهِ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ ٱلسُّوٓءَ بِجَهَٰلَةٍ ثُمَّ يَتُوبُونَ مِن قَرِيبٍ فَأُو۟لَٰٓئِكَ يَتُوبُ ٱللَّهُ عَلَيْهِمْ ۗ وَكَانَ ٱللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا "Sesungguhnya taubat di sisi Allah hanyalah taubat bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan lantaran kejahilan, yang kemudian mereka bertaubat dengan segera, maka mereka itulah yang diterima Allah taubatnya; dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana." berkata Mujahid: Semua orang yang bermaksiat baik sengaja atau tidak sengaja termasuk org yg jahil hingga ia meninggalkan kemaksiatannya tersebut. lalu Taubat itu diterima asalkan tidak dilakukan taubatnya menjelang maut atau taubat org...

Golongan-golongan yang tidak akan diBinasakan Allah SWT

oleh: Kholil Misbach Lc Semua orang pasti ingin bahagia dan selamat di dunia dan di akhirat..berikut golongan-golongan yang tidak akan dibinasakan oleh Allah SWT. 1. Kaum yang ada Rasulullah saw di dalamnya. Allah SWT berfirman: وما كان الله ليعذبهم وانت فيهم Dan Allah sekali-kali tidak akan mengazab mereka sedang kamu berada pada mereka. ( qs. Al Anfal:33) Ayat ini turun setelah Abu Jahal berdoa menantang:  اللهم ان كان هذا هو الحق من عندك فامطر علينا حجارة من السماء او ئتنابعذاب أليم Ya Allah jika agama ini benar dari Mu maka turunkan kami batu dari langit atau datangkan siksa yg pedih..lalu turunlah ayat ini. قال ابن عباس: لم يعذب اهل قرية حتى يخرج النبي منها والمؤمنون. Dalam tafsir Al Qurthubi..Ibnu Abbas mengatan:"Penduduk negri tdk akan disiksa  sampai nabi dan kaum mukminin keluar darinya. Kalau sekarang ini, kehadiran nabi saw bisa kita ganti dengan banyak bersholawat dan meneladani kepribadian nabi saw. 2. Kaum yang beristighfar meminta Ampun kepada A...

‘AlQomah Sahabat Yang Hampir Durhaka

Oleh: Dewi Nurul Qomariyah   (Ponpes Al Furqon, Driyorejo Gresik)      Ibu begitu juga ayah adalah Orang-orang Yang wajib dihormati, tidak semua orang punya anak, akan tetapi semua orang yang hidup selain nabi Adam dan nabi Isa pasti dilahirkan dari kedua orang tua. dulu di zaman nabi saw ada suatu c erita sahabat Nabi yang bernama ‘AlQoma,   dia sangat taat menjalank an ibadah akan tetapi dia itu durhaka kepada ibunya, kedurhakaannya adalah ia lebih mementingkan isterinya daripada ibunuya sendiri. Sehingga datanglah waktu sakaratul maut, dia tidak bisa mengucapkan kalimat tauhid syahadat La ilaaha Illallah,   diapun berat sekali dalam menghadapi sakarat maut ini. Setelah itu Nabi mengutus sahabat kerumahnya ibunya untuk meminta maaf atas kesalahan  Anaknya, akan tetapi sang ibu masing bergeming untuk memaafkannya. Hingga baginda Nabi saw menyuruh beberapa Sahabat beliau untuk mengumpulkan kayu bakar untuk membakar ‘AlQoma lalu didatang...

Sang Mustajab Doa

o leh: Kholil Misbach Lc Sa'ad bin Abi Waqash merupakan salah satu sahabat yang dijamin masuk surga, ia selalu setia mendampingi Nabi SAW dalam perjuangan Islam  Dia memeluk Islam ketika berumur 17 tahun. Suatu hari dalam hidupnya, ia didatangi Abu Bakar Ash-Shiddiq yang dikenal sebagai orang yang ramah. Abu Bakar As Shiddiq lantas mengajak Sa'ad untuk menemui Nabi Muhammad SAW di sebuah perbukitan dekat kota Makkah. Pertemuan pertama itu sangat mengesankan bagi Sa'ad. Ia pun segera menerima risalah Nabi Muhammad SAW dengan tangan terbuka dan mengikrarkan syahadat. Sejak saat itu, Sa'ad menjadi salah satu Sahabat yang pertama masuk Islam, yakni dalam era Makkah atau sebelum Hijrah. Silsilahnya secara tidak langsung bersambung dengan Rasulullah SAW. Aminah binti Wahhab, yakni ibunda Nabi Muhammad SAW, berasal dari suku yang sama dengan Sa'ad, yaitu Bani Zuhrah. Karena itu, Sa'ad juga sering disebut sebagai Sa'ad Zuhrah atau Sa'ad dari Zuhra...

siksa Pendusta, pezina dan pemakan riba yang Rasulullah saksikan

 Usai berjamaah sholat subuh Rasulullah  sering kali bercengkrama dengan para sahabat. Bertanya soal mimpi yang mereka alami, kemudian beliau menafsirkannya.Bila tak ada yang bermimpi, beliau sendiri yang bercerita. Pagi itu pun beliau bercerita tentang mimpi yang dialaminya:   “Tadi malam, aku mimpi didatangi oleh dua orang. Sepertinya, mereka sengaja diutus menemuiku dan mengajakku pergi. Aku pun pergi bersama mereka. Tak lama berjalan kami mendapati seorang laki-laki yang tengah berbaring. Tak jauh darinya ada laki-laki lain yang sedang berdiri sambil memegang batu besar. Tiba-tiba laki-laki yang berdiri menjatuhkan batunya ke kepala laki-laki yang berbaring, hingga batu pun pecah berhamburan kemana-mana. Setelah itu, ia kembali mengambil batunya. Tidaklah ia mengulangi perbuatannya kecuali kepala si laki-laki yang berbaring kembali ke bentuk semula. Laki-laki yang memegang batu pun kembali mendekati laki-laki yang berbaring dan mengulangi hal yang sama....