Skip to main content

Posts

Showing posts with the label opini

Belajar

Belajar Oleh:Kholil Misbach,Lc Belajarlah karena manusia tidak dilahirkan dalam keadaan pandai. (imam Syafii) Memang benar, tidak ada satupun manusia itu dilahirkan pandai sehingga ia harus belajar mulai dari ayunan hingga meninggal. Tanpa belajar manusia akan sangat kesulitan dalam beradaptasi dengan lingkungan. Proses belajar dalam anak-anak sangat cepat, mereka awalnya tidak bisa apa-apa, semakin bertambah hari dan bulan ia semakin bisa berjalan, bisa berbicara, bisa makan dan akhirnya bisa mencari makan kalau sudah dewasa. Semua ini merupakan proses pembelajaran yang terus-menerus tanpa mengenal lelah. Sungguh merugi seseorang apabila bertambah umurnya tidak berkembang hidupnya, tidak bertambah ilmunya dan tidak semakin banyak kebaikannya. Kekalahan kita dalam bidang ilmu dan pengetahuan bukanlah karena nasib kita akan tetapi karena kita kurang belajar, ketika manusia sudah mengenal dunia global yang serba cepat, kita masih disibukkan dengan buta huruf. Tidak ada yang mampu merubah...

PENEGAKAN HUKUMAN MATI

Penegakan Pidana Mati, ini adalah foto hukuman mati yang dilakukan pemerintah Iran terhadap seorang penjahat. * Oleh Yusriyadi AKHIR-AKHIR ini jumlah vonis pidana mati banyak dijatuhkan. Data 1980-1987 menyebut 49 terpidana mati sudah dieksekusi. Kemudian data 1986-1990 mencatat 23 terpidana menjalani pidana mati. Ada yang menarik dari data itu, yakni 80% dari terpidana mati adalah karena kasus kejahatan politik 1965 (Suara Merdeka, 11 Agustus 2008). Mudah-mudahan tingginya pidana mati bagi kasus kejahatan politik itu bukan bersebab dari ketika hukum dipositifkan menjadi ius constitutum, lege atau lex, hukum telah berubah menjadi agenda politik penguasa. Jumlah tersebut tentunya akan bertambah, sebab saat ini ada 118 terpidana sebagai daftar tunggu terancam dieksekusi. Dalam waktu dekat, jumlah tersebut akan semakin bertambah, terlebih jika seruan masyarakat untuk menjatuhkan pidana mati kasus kayu ilegal dan korupsi berujung lahirnya peraturan perundangan baru dengan sanksi pida...

GEORGIA WAR LESSONS FOR THE MIDLLE EAST

The Real World: Georgia War Lessons for the Middle East By ARIEL COHEN (Middle East Times) Published: August 22, 2008 Ariel Cohen Syrian President Bashar Assad joined Muammar Gadhafi of Libya in backing Russia's lightning military action against Georgia, making Syria one of the few countries in the world to publicly back the Kremlin. ( Presiden Suriah Bashar el Assad menemui Muammar Kadafi di Libya untuk membahas operasi militer Rusia terhadap Georgia, hal ini membuat Suriah merupakan salah satu dari beberapa negara di dunia yang mengumumkan berdiri di belakang Kremlin ). "We understand the essence of the Russian position and its military response," Assad told Russian President Dmitry Medvedev at the start of their meeting in Moscow. "We believe Russia was responding to the Georgian provocation." At the start of the war, almost no country in the world came out in support of Russian action. Cuba and Libya were in the vanguard of the old Soviet coterie speaking ou...

PESAN PARA TOKOH UNTUK MASISIR

oleh: Furqan Hanifa 1. Dr. Marwah Daud Ibrahim ( ketua presidium ICMI pusat ) Dalam pidatonya beliau menyampaikan beberapa poin yang semuanya bernuansakan burning motivation , atau membakar dan menyulut emosi kita untuk lebih semangat dan optimis dengan kemampuan dan potensi yang Masisir miliki. Karena kita, alumni Timur Tengah adalah yang akan diharapkan untuk mengatasi berbagai krisis multi dimensi yang melanda Indonesia. Yaitu dengan segera pulang ke Indonesia bagi yang telah menyelesaikan studinya di Mesir. Beliau juga menambahkan bahwa kita dalam menempuh studi di Mesir harus mempunyai skenario hidup yang jelas, karena kata beliau , “everything must have a clear and straight scenario”, semuanya harus memiliki skenario yang jelas dan lurus. Dalam bidang leadership beliau berpesan agar kita selalu menjadi orang yang selalu mengambil keputusan di mana saja Karena posisi tersebut adalah posisi yang seharusnya ditempati oleh alumni Timteng seperti kita. Dan d...

THE LIVE IS NEVER ENDING

THE LIVE IS NEVER ENDING Change your self! RUBAHLAH DIRI ANDA! Oleh:Kholil Misbach, Lc Manusia sejatinya terus berubah, hidup adalah gerakan dan perubahan, the live is never ending. sebagaimana matahari apa jadinya dunia ini jika matahari selalu di tengah kita, tidak berubah sedikitpun niscaya akan membuat manusia menjadi bosan bahkan akan merusak tatanan dunia yang sudah ada. Begitu juga diri anda, jika anda tidak berubah ke arah yang lebih baik niscaya anda telah merugi. Diri anda adalah rumah anda sendiri, anda adalah anda sendiri. Segala nasehat, motivasi, teguran, kritik, support, dorongan dan sebagainya laksana orang-orang yang mengetuk pintu diri anda, sekeras orang menggedor pintu jika anda sendiri tidak mau atau enggan membukanya niscaya mereka tidak akan ada gunanya bagi anda. Sungguh Maha Benar Allah SWT dalam firmannya: إن الله لا يغير ما بقوم حتى يغير ما بأنفسهم الرعد 11 Artinya: Sesungguhnya Allah tidak akan merubah apa-apa yang aada pada kaum sehingga mereka merubah ap...