Skip to main content

Mendeteksi Bibit Korupsi sejak dini

Oleh Kholil

Apakah prilaku korupsi itu tumbuh, atau bisa dihilangkan dari seseorang? Korupsi merupakan salah satu sifat jelek pada diri manusia bersamaan dengan sifat buruk lainnya, di sisi lain manusia juga punya sifat-sifat baik di hatinya.
Sifat-sifat baik seperti jujur, berani, sopan dsb bisa tumbuh dan berkembang jika dipupuk dan dikelilingi lingkungan yang baik. Begitu juga sifat jelek seperti korupsi, dusta, bohong dan licik, juga bisa tumbuh dan berkembang.
Lihatlah saat belajar, sebagian pelajar ujiannya curang..kalau sifat itu tidak diperbaiki bahkan ada lingkungan yang membumbui dan menghiasi sifat curang ini semakin besar.
Kita semua tahu, bahwa musuh kita syetan laknatullah selalu mencari celah-celah kelemahan manusia, ada seseorang kuat ibadahnya tapi tidak bisa mengendalikan emosi dan hawa nafsunya. Dan setan sangat pandai dan cerdas dalam mengelabui manusia..ia kadang membisikkan bahwa korupsi itu berkorban untuk orang lain baik keluarga, kolega maupun golongannya.
Kalau ia menolak, mungkin setan berbisik lagi bahwa habis korupsi nanti naik haji bahkan menaikkan haji orang lain sehingga dosa-dosanya akan terampuni menurut anggapannya.
Korupsi juga bisa karena politik dagang, pingin mengembalikan modal daripada cost politiknya. Ia beli suara orang, ia bayar tim sukses sehingga saat ia jadi, maka ia harus mengkalkulasi pengeluaran dengan gaji pemasukannya. Saat gaji tidak lagi bisa menutupi modal ataupun menambah keuntungan maka tiada cara lain kecuali korupsi.
Jadi Menurut saya, prilaku korupsi bisa dideteksi sejak dini, kalau seorang anak kok sudah mulai berprilaku curang, atailu kita sudah terbiasa menyepelekan hak orang lain pada diri kita maka itulah gejala korupsi.
Kalau tidak kita obati sejak dini maka ia akan tumbuh besar..dan perlu kita ketahui sampai detik inipun setan tidak putus asa membisikkan korupsi kepada kita...
Semoga kita selalu dilindungi Allah SWT. Wallahu A'lam

Comments

Popular posts from this blog

VATIKANPUN AKAN MENJADI MILIK UMAT ISLAM

oleh: Kholil Misbach, Lc Romawi pada masa terdahulu merupakan negara adidaya yang sangat kuat dan kaya, saking besarnya kekuatan Romawi ini sampai ada surat yang menceritakan kisahnya yaitu surat Ar Rum yang berarti bangsa Romawi, walaupun besar, kuat dan adidaya karena tidak beriman kepada Allah dan rasul-Nya Muhammad saw maka negeri inipun akan hancur dan ditaklukkan oleh kaum muslimin. semoga Allah menjadikan kita sebagai penakluknya.  Sebuah berita bahagia bagi kaum muslimin bahwa vatikanpun kelak akan menjadi milik kaum muslimin, dalam sebuah riwayat:  Beliau bersabda “Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan.”  [H.R. Ahmad bin Hanbal Al-Musnad 4/335]. Dari Abu Qubail berkata: Saat kita sedang bersama Abdullah bin Amr bin al-Ash, dia ditanya: Kota manakah yang akan dibuka terlebih dahulu ; Konstantinopel atau Rum...

APAKAH TELUR NAJIS

Apakah Telur Najis oleh: Kholil Misbach, Lc Ada pertanyaan dari kawan tentang kenajisan telur hal itu dari artikel yang ia baca dalam sebuah postingan blog, dalam postingan tersebut menyatakan bahwa telur adalah najis karena keluar dari dubur ayam sehingga bercampur dengan kotoran ayam yang najis, barang yang kena najis adalah najis pula maka wajib membasuh telur sebelum digunakan. Aku ingin berusaha menjawab pertanyaan tersebut secara fikih dengan menyebutkan dalil-dalil semampunya. Menurut imam Nawawi dalam Kitabnya Al Majmu' Sebagai berikut: ( فرع) البيض من مأكول اللحم طاهر بالاجماع ومن غيره فيه وجهان كمنيه الاصح الطهارة (Cabang) Telur dari binatang yang dimakan dagingnya adalah suci secara ijmak. Adapun telur yang keluar dari binatang yang tidak dimakan dagingnya ada dua pendapat sebagaimana khilaf dalam maninya, yang paling shahih adalah suci. Keterangan: Jadi telur binatang yang halal dimakan seperti ayam, bebek, angsa, burung dsb adalah suci dan tidak najis. Berbeda dengan t...

Maksimal menggunakan Waktu

Waktu adalah harta paling mahal bagi manusia, kalau sudah habis waktunya kita tidak dapat menambah jatah waktu kita. Untuk itulah para sahabat dulu sangat serius dalam memanfaatkan waktunya. Lihatlah Umar bin Khattab sang Amirul Mukminin yang jarang tidur di waktu siang maupun malam..beliau menjawab alasannya: ان نمت الليل لاضيعن نفسي وان نمت النهار لاضيعن الرعية Artinya: Jika aku tidur malam maka aku telah menyia-nyiakan diriku, dan jikalau aku tidur di waktu siang maka aku telah menyia-nyiakan rakyat. Sebegitu sahabat Nabi saw, begitu juga Abu Bakar Ash Shiddiq. Suatu saat baginda Rasulullah bertanya: Siapakah yang puasa hari ini, aku jawab Abu Bakar, siapa yang menjenguk orang sakit? Aku jawab Abu Bakar, dan siapa yang bersedekah hari ini?aku jawab Abu Bakar. Di waktu pagi saja, Abu Bakar sudah mengamalkan tiga amal kebajikan sebanyak itu. Itulah ciri-ciri hamba-hamba Allah yang selain pemaaf mereka juga beribadah di waktu malamnya. Allah SWT berfirman: والذين يبيتو...