Skip to main content

Tiga perkara pengeras hati

Hati adalah raja di dalam kerajaan tubuh, kalau ia baik maka akan menyuruh semua anggota tubuh dengan baik. Tapi kalau ia jelek maka akan menyuruh anggota tubuh lainnya hal-hal yang buruk. Untuk itu hati perlu dijaga, dirawat dan dipupuk agar tetep sehat dan baik.
Akan tetapi disana ada hal-hal yang bisa mengeraskan hati untuk diwaspadai.
Imam Nawawi al jawi dalam kitabnya nashaihul ibad menyatakan tiga hal yang mengeraskan hati:
1. Hubbut tho'am..
Senang makan...hidupnya untuk makan, bukan makan untuk hidup..semua sajian kuliner hampir tidak ada yg terlewatkan. Orang kalau sudah terbiasa makan enak dan bermacam warna, ia akan berat saat kondisi tidak bersahabat. Malas berpuasa dan kurang peduli dengan sesama.
Kalau meniru makan yang baik, tirulah baginda Nabi saw dan para sahabatnya. Mereka tidak makan hingga kekenyangan. Tapi mencukupkan makan yang bisa memberi kalori tubuh, jika tidak maka dengan membagi tiga bagian sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman dan sepertiga untuk udara.
Membaca sebelum makan bismillah dan mengakhiri dengan Alhamdulilah..apapun makanannya kalau barakah akan menjadikan orang yang makan bertambah lebih baik dan sehat.

2. Hubbun Naum
Cinta tidur, tidur tidak lagi sebuah kebutuhan tetapi ia jadikan kemalasan yg terulang-ulang.
Tidur sudah cukup 8 jam sisanya untuk mengukir prestasi diri di hadapan ilahi.
Tidur kita setelah mati akan sangatlah panjang, hidup kita hanya sekejap dan sesaat, alangkah ruginya kalau kita isi dengan hal yang tiada berguna.

3. Hubbur rahah

Senang menganggur, malas, tidak mau bekerja keras..biasanya orang yang begini mudah putus asa dan mudah marah saat menghadapi kerasnya kehidupan.
Menganggur berbeda dengan istirahat, karena istirahat adalah sejenak waktunya dan untuk memulihkan tenaga, sedangkan banyak menganggur bisa menjadikan seseorang tidak berkreasi dan berinovasi akibatnya otak manusia menjadi tumpul.
Semakin orang BEKERJA dan berbenah maka seseorang akan menjadi baik dan sukses.
Semoga kita terhindar dari ketiganya Amin.

Kholil misbach,Lc

Comments

Popular posts from this blog

VATIKANPUN AKAN MENJADI MILIK UMAT ISLAM

oleh: Kholil Misbach, Lc Romawi pada masa terdahulu merupakan negara adidaya yang sangat kuat dan kaya, saking besarnya kekuatan Romawi ini sampai ada surat yang menceritakan kisahnya yaitu surat Ar Rum yang berarti bangsa Romawi, walaupun besar, kuat dan adidaya karena tidak beriman kepada Allah dan rasul-Nya Muhammad saw maka negeri inipun akan hancur dan ditaklukkan oleh kaum muslimin. semoga Allah menjadikan kita sebagai penakluknya.  Sebuah berita bahagia bagi kaum muslimin bahwa vatikanpun kelak akan menjadi milik kaum muslimin, dalam sebuah riwayat:  Beliau bersabda “Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan.”  [H.R. Ahmad bin Hanbal Al-Musnad 4/335]. Dari Abu Qubail berkata: Saat kita sedang bersama Abdullah bin Amr bin al-Ash, dia ditanya: Kota manakah yang akan dibuka terlebih dahulu ; Konstantinopel atau Rum...

APAKAH TELUR NAJIS

Apakah Telur Najis oleh: Kholil Misbach, Lc Ada pertanyaan dari kawan tentang kenajisan telur hal itu dari artikel yang ia baca dalam sebuah postingan blog, dalam postingan tersebut menyatakan bahwa telur adalah najis karena keluar dari dubur ayam sehingga bercampur dengan kotoran ayam yang najis, barang yang kena najis adalah najis pula maka wajib membasuh telur sebelum digunakan. Aku ingin berusaha menjawab pertanyaan tersebut secara fikih dengan menyebutkan dalil-dalil semampunya. Menurut imam Nawawi dalam Kitabnya Al Majmu' Sebagai berikut: ( فرع) البيض من مأكول اللحم طاهر بالاجماع ومن غيره فيه وجهان كمنيه الاصح الطهارة (Cabang) Telur dari binatang yang dimakan dagingnya adalah suci secara ijmak. Adapun telur yang keluar dari binatang yang tidak dimakan dagingnya ada dua pendapat sebagaimana khilaf dalam maninya, yang paling shahih adalah suci. Keterangan: Jadi telur binatang yang halal dimakan seperti ayam, bebek, angsa, burung dsb adalah suci dan tidak najis. Berbeda dengan t...

Maksimal menggunakan Waktu

Waktu adalah harta paling mahal bagi manusia, kalau sudah habis waktunya kita tidak dapat menambah jatah waktu kita. Untuk itulah para sahabat dulu sangat serius dalam memanfaatkan waktunya. Lihatlah Umar bin Khattab sang Amirul Mukminin yang jarang tidur di waktu siang maupun malam..beliau menjawab alasannya: ان نمت الليل لاضيعن نفسي وان نمت النهار لاضيعن الرعية Artinya: Jika aku tidur malam maka aku telah menyia-nyiakan diriku, dan jikalau aku tidur di waktu siang maka aku telah menyia-nyiakan rakyat. Sebegitu sahabat Nabi saw, begitu juga Abu Bakar Ash Shiddiq. Suatu saat baginda Rasulullah bertanya: Siapakah yang puasa hari ini, aku jawab Abu Bakar, siapa yang menjenguk orang sakit? Aku jawab Abu Bakar, dan siapa yang bersedekah hari ini?aku jawab Abu Bakar. Di waktu pagi saja, Abu Bakar sudah mengamalkan tiga amal kebajikan sebanyak itu. Itulah ciri-ciri hamba-hamba Allah yang selain pemaaf mereka juga beribadah di waktu malamnya. Allah SWT berfirman: والذين يبيتو...