Skip to main content

Mengintip SEO Jurus Dewa Mabuk

Pernah dengar tehnik SEO “Jurus Dewa Mabuk“? Kalau Anda pembaca setia blog CakWid.Net pasti pernah, karena memang teman saya itulah yang pertama kali memperkenalkan istilah aneh bin ajaib tersebut. Hebatnya, jurus SEO ini gak kalah ampuhnya dengan jurus dewa mabuk beneran yang diperagakan Jackie Chan di film “Drunken Master”. Kalau yang satu manjur untuk menghajar lawan, yang satu lagi tokcer untuk mendatangkan pengunjung. Setidaknya dibuktikan sendiri oleh Cak Wid di sini.



Untuk langkah-langkah penguasaan jurusnya terus terang saya sungkan untuk membeberkannya di sini. Takutnya udah didaftarkan hak ciptanya oleh Cak Wid, hehehe. Biar nanti beliau sendiri yang menjabarkannya (apabila berminat).

Saya sendiri sempat beberapa kali mencoba mempraktekkan jurus Dewa Mabuk tersebut. Dan walau tidak 100% berhasil (hanya 3 dari 5 kali percobaan yang sukses), saya rasa sudah cukup memuaskan. Setidaknya karena dengan jurus ini saya tidak perlu pusing memikirkan content.

Yang paling terasa hasilnya adalah justru pada saat saya menggunakan jurus tersebut pada blog-blog dummy. Natural backlink di dapat, SERP situs utama meningkat. Semuanya berlangsung dengan mudah dan santai.

Salah satu situs saya yang sudah merasakan mautnya jurus Dewa Mabuk adalah situs IklanMobil.Org. Pada awalnya, hampir semua kata kunci yang berkaitan dengan situs tersebut dikuasai oleh MobilRaya.Com dan IklanOtomotif.Com. Setelah membangun backlink dengan jurus tersebut, akhirnya kedua situs tersebut berhasil digeser (paling tidak untuk saat ini).

Satu yang menjadi pertanyaan, bakal langgengkah SEO jurus Dewa Mabuk ini? Dengan tidak selalu suksesnya percobaan yang saya lakukan, rasanya tidak. Entah kapan Google (maupun mesin pencari lainnya) akan menemukan algoritma yang mampu mematikan jurus tersebut, yang jelas, mumpung masih bisa, mari kita terus lestarikan jurus ini ;)

Ciattttt!!!!!

Comments

Popular posts from this blog

VATIKANPUN AKAN MENJADI MILIK UMAT ISLAM

oleh: Kholil Misbach, Lc Romawi pada masa terdahulu merupakan negara adidaya yang sangat kuat dan kaya, saking besarnya kekuatan Romawi ini sampai ada surat yang menceritakan kisahnya yaitu surat Ar Rum yang berarti bangsa Romawi, walaupun besar, kuat dan adidaya karena tidak beriman kepada Allah dan rasul-Nya Muhammad saw maka negeri inipun akan hancur dan ditaklukkan oleh kaum muslimin. semoga Allah menjadikan kita sebagai penakluknya.  Sebuah berita bahagia bagi kaum muslimin bahwa vatikanpun kelak akan menjadi milik kaum muslimin, dalam sebuah riwayat:  Beliau bersabda “Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan.”  [H.R. Ahmad bin Hanbal Al-Musnad 4/335]. Dari Abu Qubail berkata: Saat kita sedang bersama Abdullah bin Amr bin al-Ash, dia ditanya: Kota manakah yang akan dibuka terlebih dahulu ; Konstantinopel atau Rum...

APAKAH TELUR NAJIS

Apakah Telur Najis oleh: Kholil Misbach, Lc Ada pertanyaan dari kawan tentang kenajisan telur hal itu dari artikel yang ia baca dalam sebuah postingan blog, dalam postingan tersebut menyatakan bahwa telur adalah najis karena keluar dari dubur ayam sehingga bercampur dengan kotoran ayam yang najis, barang yang kena najis adalah najis pula maka wajib membasuh telur sebelum digunakan. Aku ingin berusaha menjawab pertanyaan tersebut secara fikih dengan menyebutkan dalil-dalil semampunya. Menurut imam Nawawi dalam Kitabnya Al Majmu' Sebagai berikut: ( فرع) البيض من مأكول اللحم طاهر بالاجماع ومن غيره فيه وجهان كمنيه الاصح الطهارة (Cabang) Telur dari binatang yang dimakan dagingnya adalah suci secara ijmak. Adapun telur yang keluar dari binatang yang tidak dimakan dagingnya ada dua pendapat sebagaimana khilaf dalam maninya, yang paling shahih adalah suci. Keterangan: Jadi telur binatang yang halal dimakan seperti ayam, bebek, angsa, burung dsb adalah suci dan tidak najis. Berbeda dengan t...

Maksimal menggunakan Waktu

Waktu adalah harta paling mahal bagi manusia, kalau sudah habis waktunya kita tidak dapat menambah jatah waktu kita. Untuk itulah para sahabat dulu sangat serius dalam memanfaatkan waktunya. Lihatlah Umar bin Khattab sang Amirul Mukminin yang jarang tidur di waktu siang maupun malam..beliau menjawab alasannya: ان نمت الليل لاضيعن نفسي وان نمت النهار لاضيعن الرعية Artinya: Jika aku tidur malam maka aku telah menyia-nyiakan diriku, dan jikalau aku tidur di waktu siang maka aku telah menyia-nyiakan rakyat. Sebegitu sahabat Nabi saw, begitu juga Abu Bakar Ash Shiddiq. Suatu saat baginda Rasulullah bertanya: Siapakah yang puasa hari ini, aku jawab Abu Bakar, siapa yang menjenguk orang sakit? Aku jawab Abu Bakar, dan siapa yang bersedekah hari ini?aku jawab Abu Bakar. Di waktu pagi saja, Abu Bakar sudah mengamalkan tiga amal kebajikan sebanyak itu. Itulah ciri-ciri hamba-hamba Allah yang selain pemaaf mereka juga beribadah di waktu malamnya. Allah SWT berfirman: والذين يبيتو...