Skip to main content

Menebar salam


Menebar Salam
oleh: Kholil Misbach, Lc

Salam adalah salah satu nama Allah yang berarti Maha Pembawa Keselamatan. sungguh sebuah rahmat Allah yang memerintahkan hamba-nya untuk menebar salam demi kedamaian alam. Tidak ada ajaran agama satupun yang mengatur cara menyapa orang ini.


Memang mengucapkan salam adalah perbuatan yang sangat mudah tapi manfaatnya sangat besar sekali. ia mampu menyatukan hati yang berselisih di saat harta sangat sulit menyatukannya. ia juga dapat sebagai doa agar orang yang kita ucapkan salam mendapat keselamatan daripada sisi-Nya.

Menebar salam ini juga bermanfaat meluaskan rizki orang yang melakukannya. ia akan menyenangkan hati orang sehingga orang tersebut mudah memberikan rizki kepadanya.

saudara. kalau orang sudah tidak sudi menebar kebaikan, enggan berbuat kebajikan, sulit menolong sesama lalu apa yang bisa diharapkan dari padanya. keberadaannya di dunia hanya sebagai kotoran yang menyakitkan, kehadirannya tidak bisa memberikan manfaat orang lain. masuk tidak menggenapkan keluar tidak mengganjilkan.

mulailah dari hal sepele untuk membuka hubungan dengan orang lain walaupun hanya sebuah senyuman menebar salam. harta tidak berkurang, relasi bertambah, dan mendapat pahala dari Allah lagi.

Saking pentingnya salam ini sampai shalatpun diwajibkan mengucapkan salam ke arah kanan dan kiri kita, untuk masuk rumah disyariatkan mengucapkan salam bahkan sampai ketika kita melewati kuburan disunnahkan untuk mengucapkan salam. ini berarti seorang muslim di tuntut untuk menebar salam kepada semua orang bahkan kepada orang yang sudah meninggal sekalipun.
Wallahu A'lam

Comments

Popular posts from this blog

VATIKANPUN AKAN MENJADI MILIK UMAT ISLAM

oleh: Kholil Misbach, Lc Romawi pada masa terdahulu merupakan negara adidaya yang sangat kuat dan kaya, saking besarnya kekuatan Romawi ini sampai ada surat yang menceritakan kisahnya yaitu surat Ar Rum yang berarti bangsa Romawi, walaupun besar, kuat dan adidaya karena tidak beriman kepada Allah dan rasul-Nya Muhammad saw maka negeri inipun akan hancur dan ditaklukkan oleh kaum muslimin. semoga Allah menjadikan kita sebagai penakluknya.  Sebuah berita bahagia bagi kaum muslimin bahwa vatikanpun kelak akan menjadi milik kaum muslimin, dalam sebuah riwayat:  Beliau bersabda “Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan.”  [H.R. Ahmad bin Hanbal Al-Musnad 4/335]. Dari Abu Qubail berkata: Saat kita sedang bersama Abdullah bin Amr bin al-Ash, dia ditanya: Kota manakah yang akan dibuka terlebih dahulu ; Konstantinopel atau Rum...

APAKAH TELUR NAJIS

Apakah Telur Najis oleh: Kholil Misbach, Lc Ada pertanyaan dari kawan tentang kenajisan telur hal itu dari artikel yang ia baca dalam sebuah postingan blog, dalam postingan tersebut menyatakan bahwa telur adalah najis karena keluar dari dubur ayam sehingga bercampur dengan kotoran ayam yang najis, barang yang kena najis adalah najis pula maka wajib membasuh telur sebelum digunakan. Aku ingin berusaha menjawab pertanyaan tersebut secara fikih dengan menyebutkan dalil-dalil semampunya. Menurut imam Nawawi dalam Kitabnya Al Majmu' Sebagai berikut: ( فرع) البيض من مأكول اللحم طاهر بالاجماع ومن غيره فيه وجهان كمنيه الاصح الطهارة (Cabang) Telur dari binatang yang dimakan dagingnya adalah suci secara ijmak. Adapun telur yang keluar dari binatang yang tidak dimakan dagingnya ada dua pendapat sebagaimana khilaf dalam maninya, yang paling shahih adalah suci. Keterangan: Jadi telur binatang yang halal dimakan seperti ayam, bebek, angsa, burung dsb adalah suci dan tidak najis. Berbeda dengan t...

Maksimal menggunakan Waktu

Waktu adalah harta paling mahal bagi manusia, kalau sudah habis waktunya kita tidak dapat menambah jatah waktu kita. Untuk itulah para sahabat dulu sangat serius dalam memanfaatkan waktunya. Lihatlah Umar bin Khattab sang Amirul Mukminin yang jarang tidur di waktu siang maupun malam..beliau menjawab alasannya: ان نمت الليل لاضيعن نفسي وان نمت النهار لاضيعن الرعية Artinya: Jika aku tidur malam maka aku telah menyia-nyiakan diriku, dan jikalau aku tidur di waktu siang maka aku telah menyia-nyiakan rakyat. Sebegitu sahabat Nabi saw, begitu juga Abu Bakar Ash Shiddiq. Suatu saat baginda Rasulullah bertanya: Siapakah yang puasa hari ini, aku jawab Abu Bakar, siapa yang menjenguk orang sakit? Aku jawab Abu Bakar, dan siapa yang bersedekah hari ini?aku jawab Abu Bakar. Di waktu pagi saja, Abu Bakar sudah mengamalkan tiga amal kebajikan sebanyak itu. Itulah ciri-ciri hamba-hamba Allah yang selain pemaaf mereka juga beribadah di waktu malamnya. Allah SWT berfirman: والذين يبيتو...