Skip to main content

membesuk Tuhan

Membesuk Allah
Oleh: Kholil Misbach, Lc

Diriwayatkan oleh Abu Hurairah ra bahwasanya baginda Nabi saw telah bersabda: Sesungguhnya Allah SWT berfirman: "Wahai anak Adam! Aku sakit tetapi engkau tidak membesuk-Ku. Ia bertanya: Wahai Tuhanku bagaimana aku membesuk-Mu sedangkan Engkau Tuhan Semesta Alam? Ia menjawab: "Tidak tahukah engkau bahwa hambaku si fulan sakit dan engkau tidak membesuknya. Tidak tahukah engkau jika engkau membesuknya maka engkau akan menemukan-Ku di sisinya.

Wahai anak Adam! Aku meminta makan, dan engkau tidak memberi makan aku. Ia bertanya: Wahai Tuhanku bagaimana aku memberi makan engkau sedangkan engkau Tuhan Semesta Alam? Ia menjawab: Tidak tahukah kamu bahwasanya hamba-Ku fulan meminta makan kepada-Mu dan engkau tidak memberinya makan, tahukah kamu jika engkau memberi makan kepadanya niscaya engkau akan menemui-Ku di sisinya. Wahai anak Adam! Aku meminta minum kepadamu dan engkau tidak memberi minum kepada-Ku. Ia bertanya: Wahai Tuhanku bagaimana aku memberi minum Engkau padahal Engkau Tuhan Semesta Alam? Ia menjawab: hamba-Ku fulan telah meminta minum kepadamu dan engkau tidak memberi minum kepadanya. Tidak tahukah engkau jika engkau memberi minum kepadanya niscaya Engkau akan menemui-Ku di sisinya. (HR. Muslim).

Dalam hadits di atas, Allah tidaklah sakit sehingga harus meminta anak Adam membesuk-Nya, Allah Yang Maha Hidup akan selalu berada di sisi orang yang sakit, Ia selalu menggugurkan dosa-dosa si sakit dan menerima doanya apabila ia berdoa. Bagi orang yang membesuknya akan menemukan Allah dengan pahala dan terkabulnya doa.

Dengan membesuk orang sakit ia juga akan mendapatkan doa dari para malaikat. Sebagaimana hadits yang diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib ra ia berkata: Aku mendengar Rasulullah saw bersabda: Tidak ada seorang muslim mengunjungi seorang muslim pada waktu pagi kecuali di doakan oleh 70 ribu malaikat hingga petang. Dan jika ia mengunjunginya di waktu malam maka ia akan di doakan 70 ribu malaikat hingga pagi dan ia akan mendapatkan buah yang sudah terpetik di surga. (HR. Turmudzi)


Sakit adalah tanda kelemahan dan ketidak-berdayaan seorang manusia, membesuk orang sakit bermakna pula membantu dan menolong sesamanya yang lemah dalam segala hal. Hanya orang-orang yang beriman, beramal shaleh dan saling menasehati dalam kebenaran, kesabaran dan kasih sayanglah yang tidak akan merugi di dunia dan di akhirat.

Wallahu A'lam

Comments

Popular posts from this blog

VATIKANPUN AKAN MENJADI MILIK UMAT ISLAM

oleh: Kholil Misbach, Lc Romawi pada masa terdahulu merupakan negara adidaya yang sangat kuat dan kaya, saking besarnya kekuatan Romawi ini sampai ada surat yang menceritakan kisahnya yaitu surat Ar Rum yang berarti bangsa Romawi, walaupun besar, kuat dan adidaya karena tidak beriman kepada Allah dan rasul-Nya Muhammad saw maka negeri inipun akan hancur dan ditaklukkan oleh kaum muslimin. semoga Allah menjadikan kita sebagai penakluknya.  Sebuah berita bahagia bagi kaum muslimin bahwa vatikanpun kelak akan menjadi milik kaum muslimin, dalam sebuah riwayat:  Beliau bersabda “Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan.”  [H.R. Ahmad bin Hanbal Al-Musnad 4/335]. Dari Abu Qubail berkata: Saat kita sedang bersama Abdullah bin Amr bin al-Ash, dia ditanya: Kota manakah yang akan dibuka terlebih dahulu ; Konstantinopel atau Rum...

APAKAH TELUR NAJIS

Apakah Telur Najis oleh: Kholil Misbach, Lc Ada pertanyaan dari kawan tentang kenajisan telur hal itu dari artikel yang ia baca dalam sebuah postingan blog, dalam postingan tersebut menyatakan bahwa telur adalah najis karena keluar dari dubur ayam sehingga bercampur dengan kotoran ayam yang najis, barang yang kena najis adalah najis pula maka wajib membasuh telur sebelum digunakan. Aku ingin berusaha menjawab pertanyaan tersebut secara fikih dengan menyebutkan dalil-dalil semampunya. Menurut imam Nawawi dalam Kitabnya Al Majmu' Sebagai berikut: ( فرع) البيض من مأكول اللحم طاهر بالاجماع ومن غيره فيه وجهان كمنيه الاصح الطهارة (Cabang) Telur dari binatang yang dimakan dagingnya adalah suci secara ijmak. Adapun telur yang keluar dari binatang yang tidak dimakan dagingnya ada dua pendapat sebagaimana khilaf dalam maninya, yang paling shahih adalah suci. Keterangan: Jadi telur binatang yang halal dimakan seperti ayam, bebek, angsa, burung dsb adalah suci dan tidak najis. Berbeda dengan t...

Maksimal menggunakan Waktu

Waktu adalah harta paling mahal bagi manusia, kalau sudah habis waktunya kita tidak dapat menambah jatah waktu kita. Untuk itulah para sahabat dulu sangat serius dalam memanfaatkan waktunya. Lihatlah Umar bin Khattab sang Amirul Mukminin yang jarang tidur di waktu siang maupun malam..beliau menjawab alasannya: ان نمت الليل لاضيعن نفسي وان نمت النهار لاضيعن الرعية Artinya: Jika aku tidur malam maka aku telah menyia-nyiakan diriku, dan jikalau aku tidur di waktu siang maka aku telah menyia-nyiakan rakyat. Sebegitu sahabat Nabi saw, begitu juga Abu Bakar Ash Shiddiq. Suatu saat baginda Rasulullah bertanya: Siapakah yang puasa hari ini, aku jawab Abu Bakar, siapa yang menjenguk orang sakit? Aku jawab Abu Bakar, dan siapa yang bersedekah hari ini?aku jawab Abu Bakar. Di waktu pagi saja, Abu Bakar sudah mengamalkan tiga amal kebajikan sebanyak itu. Itulah ciri-ciri hamba-hamba Allah yang selain pemaaf mereka juga beribadah di waktu malamnya. Allah SWT berfirman: والذين يبيتو...