Skip to main content

A Remembrance of Oklahoma City Bombing

Fifteen years ago today was the Oklahoma City bombing. Timothy McVeigh (April 23, 1968 – June 11, 2001)drove a Rider Truck filled with explosives in front of the Alfred P. Murrah Federal building in downtown Oklahoma City. McVeigh left the truck and detonated the explosives killing 168 people including 19 children who were in a daycare in the OKC Murrah Building.

Timothy James McVeigh (April 23, 1968 – June 11, 2001) was a United States Army veteran and former security guard who was convicted of detonating a truck bomb in front of the Alfred P. Murrah Building on April 19,



1995, killing 168 people, including 19 children under the age of six. It was the deadliest act of terrorism within the United States prior to the September 11, 2001 attacks, and is referred to as the Oklahoma City bombing. McVeigh, a militia movement sympathizer, sought revenge against the federal government for the Waco Siege which had ended in the deaths of 76 people exactly two years earlier. He also hoped to inspire a revolt against what he considered a tyrannical federal government. He was convicted of 11 federal offenses, sentenced to death, and executed on June 11, 2001. Terry Nichols and Michael Fortier were also convicted in the plot.
I remember where I was at 9:02 am on April 19, 1995. I was 17 years old - a junior in high school in Algebra 2.

I remember people running through the halls of my school in a small Oklahoma town frantically trying to reach loved ones who were in OKC that day. I remember my mother was on a field trip at the Oklahoma City Zoo that day with 60 1st graders. I remember that she felt the blast. I remember watching tv for hours on end during that week of the OKC bombing. I remember the terror I felt. I remember the loss of my youth, my innocence.

I remember visiting the site a week later and leaving flowers at the fence with my school mates. I remember packing up food items and donations to help the victims. I remember my friends' fathers helping in the rescue efforts. I remember the stories. I remember the people. I remember the babies. I remember the heros. I remember the pictures.

I remember, today, 15 years later, my state. I remember the way we came together. I remember the survivors. I remember those who lost husbands, wives, children, mothers, fathers, aunts, uncles, cousins, friends. I remember our hope.

Comments

Popular posts from this blog

VATIKANPUN AKAN MENJADI MILIK UMAT ISLAM

oleh: Kholil Misbach, Lc Romawi pada masa terdahulu merupakan negara adidaya yang sangat kuat dan kaya, saking besarnya kekuatan Romawi ini sampai ada surat yang menceritakan kisahnya yaitu surat Ar Rum yang berarti bangsa Romawi, walaupun besar, kuat dan adidaya karena tidak beriman kepada Allah dan rasul-Nya Muhammad saw maka negeri inipun akan hancur dan ditaklukkan oleh kaum muslimin. semoga Allah menjadikan kita sebagai penakluknya.  Sebuah berita bahagia bagi kaum muslimin bahwa vatikanpun kelak akan menjadi milik kaum muslimin, dalam sebuah riwayat:  Beliau bersabda “Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan Islam. Pemimpin yang menaklukkannya adalah sebaik-baik pemimpin dan pasukan yang berada di bawah komandonya adalah sebaik-baik pasukan.”  [H.R. Ahmad bin Hanbal Al-Musnad 4/335]. Dari Abu Qubail berkata: Saat kita sedang bersama Abdullah bin Amr bin al-Ash, dia ditanya: Kota manakah yang akan dibuka terlebih dahulu ; Konstantinopel atau Rum...

Maksimal menggunakan Waktu

Waktu adalah harta paling mahal bagi manusia, kalau sudah habis waktunya kita tidak dapat menambah jatah waktu kita. Untuk itulah para sahabat dulu sangat serius dalam memanfaatkan waktunya. Lihatlah Umar bin Khattab sang Amirul Mukminin yang jarang tidur di waktu siang maupun malam..beliau menjawab alasannya: ان نمت الليل لاضيعن نفسي وان نمت النهار لاضيعن الرعية Artinya: Jika aku tidur malam maka aku telah menyia-nyiakan diriku, dan jikalau aku tidur di waktu siang maka aku telah menyia-nyiakan rakyat. Sebegitu sahabat Nabi saw, begitu juga Abu Bakar Ash Shiddiq. Suatu saat baginda Rasulullah bertanya: Siapakah yang puasa hari ini, aku jawab Abu Bakar, siapa yang menjenguk orang sakit? Aku jawab Abu Bakar, dan siapa yang bersedekah hari ini?aku jawab Abu Bakar. Di waktu pagi saja, Abu Bakar sudah mengamalkan tiga amal kebajikan sebanyak itu. Itulah ciri-ciri hamba-hamba Allah yang selain pemaaf mereka juga beribadah di waktu malamnya. Allah SWT berfirman: والذين يبيتو...

APAKAH TELUR NAJIS

Apakah Telur Najis oleh: Kholil Misbach, Lc Ada pertanyaan dari kawan tentang kenajisan telur hal itu dari artikel yang ia baca dalam sebuah postingan blog, dalam postingan tersebut menyatakan bahwa telur adalah najis karena keluar dari dubur ayam sehingga bercampur dengan kotoran ayam yang najis, barang yang kena najis adalah najis pula maka wajib membasuh telur sebelum digunakan. Aku ingin berusaha menjawab pertanyaan tersebut secara fikih dengan menyebutkan dalil-dalil semampunya. Menurut imam Nawawi dalam Kitabnya Al Majmu' Sebagai berikut: ( فرع) البيض من مأكول اللحم طاهر بالاجماع ومن غيره فيه وجهان كمنيه الاصح الطهارة (Cabang) Telur dari binatang yang dimakan dagingnya adalah suci secara ijmak. Adapun telur yang keluar dari binatang yang tidak dimakan dagingnya ada dua pendapat sebagaimana khilaf dalam maninya, yang paling shahih adalah suci. Keterangan: Jadi telur binatang yang halal dimakan seperti ayam, bebek, angsa, burung dsb adalah suci dan tidak najis. Berbeda dengan t...